Profil

Pendahuluan

Dalam rangka menciptakan lapangan kerja, mengurangi pengangguran, dan pengembangan sumber daya manusia, pembangunan ketenagakerjaan diarahkan pada pembentukan tenaga professional yang mandiri, beretos kerja tinggi dan produktif. Peningkatan kualitas tenaga kerja seperti di atas merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.

Peningkatan kualitas tenaga kerja dilakukan melalui pendidikan formal, pelatihan kerja dan pengembangan di tempat kerja sebagai satu kesatuan sistem pengembangan sumber daya manusia yang komprehensip dan terpadu. Peningkatan kualitas tenaga kerja akan semakin penting peranannya dalam pembangunan, karena sifatnya yang fleksibel, dan dinamis dalam mengantisipasi perubahan dan persyaratan kerja.

Pelatihan kerja sebagai investasi sumber daya manusia perlu dikelola secara efektif agar dapat memberikan nilai lebih dalam peningkatan produktivitas dan penghasilan.

Peranan lembaga pelatihan sangat penting keberadaannya dalam masyarakat. Lembaga-lembaga pelatihan pada era otonomi daerah dan beberapa organisasi pemerintah yang dulunya menjadi perpanjangan tangan pemerintah pusat saat otonomi ini menjadi bagian dan kewenangan pemerintah daerah. Dengan demikian seluruh operasional dan kebijakkan organisasi menjadi kewenangan serta berdasrkan peraturan daerah. Demikian juga UPT BLK Palangka Raya, sejak diberlakukannya otonomi daerah Kota Palangka Raya dan keberadaan UPT BLK secara organisasi menjadi bagian dari Instasi teknis ;

  1. Pada tahun 2001 menjadi bagian dari Diklat Litbang Kota Palangka Raya
  2. Pada tahun 2002 menjadi bagian Badan Pendidikan Pegawai dan Diklat Institusional Masyarakat.
  3. Pada tahun 2003 menjadi bagian dari Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat Institusional Masyarakat
  4. Pada tahun 2004 bergabung dengan Dinas Tenaga Kerja dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Palangka Raya
  5. Pada bulan Oktober tahun 2005 berdasarkan Perda Nomor : 12 tahun 2005 menjadi UPTD Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Palangka Raya dengan nama UPT BALAI LATIHAN KERJA Palangka Raya.
  6. Perda Kota Palangka Raya Nomor 12 Tahun 2008 menjadi UPTD-BLK bergabung dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan terakhir
  7. Pada bulan Maret tahun 2015 berdasarkan Perda Kota Palangka Raya Nomor 1 Tahun 2015 UPTD-BLK bergabung dengan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja.

Walaupun sempat berganti-ganti organisasi dan kebijakan, tetapi tugas dan fungsi UPT BLK tidak berubah, dan masih berjalan sebagaimana biasa, walau dengan kondisi sarana pelatihan (peralatan dan mesin) yang sudah tua sudah jauh tertinggal dengan teknologi sekarang.

Dengan telah terbentuknya UPT BLK akan memulai membenahi diri agar keberadaannya mampu memberikan sumbangan yang berarti bagi kemajuan masyarakat Kota Palangka Raya melalui Pelatihan keterampilan, dalam rangka peningkatan kualitas dan produktivitas tenaga kerja.

Guna memacu dan menginformasikan kepada masyarakat perlu diperkenalkan profil UPT BLK secara utuh dengan harapan masyarakat, dunia kerja bersama pemerintah mempunyai komitmen menjadi BLK sebagai sarana yang paling tepat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Palangka Raya.

Tujuan

Profil UPT BLK Palangka Raya ini perlu disusun agar seluruh masyarakat, tidak hanya di wilayah Kota Palangka Raya saja tetapi seluruh Kalimantan Tengah mengetahui keberadaan UPT BLK Palangka Raya sebagai lembaga pelatihan yang nantinya mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Tengah khususnya di Kota Palangka Raya, yang pada gilirannya mampu mendorong pertumbuhan Ekonomi di Kota Palangka Raya, karena memiliki asset tenaga kerja yang professional dan produktif.

Sasaran

Sasaran yang hendak dicapai, dengan keberadaan UPT BLK ini dapat menjadi sarana untuk menjembatani tenaga kerja yang akan memasuki lapangan kerja atau mengisi lowongan kerja, atau yang sangat diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja dan lapangan usaha bagi dirinya sendiri dan orang lain.